Welcome to BlogYou!

Welcome to the latest and greatest blogger template.
Start Bloggin today with a free account!

Register Now!

Feb 07

Terapi Nutrisi Otak

Selain jantung, otak merupakan organ terpenting dalam tubuh manusia. Perannya sebagai pusat sistem saraf yang mengatur dan mengendalikan gerakan, perilaku, dan fungsi organ tubuh lainnya. Ia tersusun atas ratusan juta neuron yang memiliki kaitan erat dengan pemikiran dan dapat mempengaruhi perkembangan kognitif, pengenalan, ingatan, konsentrasi, mengantuk, dan emosi. Agar dapat bekerja dengan baik otak memerlukan 50% dari kebutuhan energi dalam tubuh. Kekurangan nutrisi otak dapat mempengaruhi  kinerjanya. Otak menjadi mudah lelah, tubuh kurang bergairah sehingga tidak bisa produktif bekerja. Selain dipengaruhi oleh energi tingkat kerja otak juga dipengaruhi oleh usia dan factor kesehatan lainnya.

Seperti pada orang tua lanjut usia, tingkat kerja otaknya sangat berbeda ketika masih muda. Hal ini dipengaruhi oleh zat kimia otak yang bernama phosphatidylcholine yang mengalami degenerative atau mengalami kerusakan karena suatu penyakit tertentu. Sehingga bisa menyebabkan menurunnya daya ingat serta mempengaruhi kinerja organ tubuh lainnya.

Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk menjaga otak agar tetap stabil adalah dengan pemberian infus nutrisi otak yang dapat menekan kerusakan phosphatidylcholine serta memperbaiki sel-sel saraf otak yang mengalami kerusakan.

Apa itu Terapi Nutrisi Otak?

Micronutrient Neuroprotective & Simultant Therapy merupakan salah satu treatment terbaru dari Stanford Medical Center yang lebih dikenal dengan terapi nutrisi otak. Fungsinya selain untuk diperuntukkan dalam pencegahan proses degenerasi akibat penuaan atau yang disebut pikun, terapi nutrisi otak juga diperuntukkan bagi pasien tertentu yang mengalami gangguan pada jaringan otak, seperti pasien setelah stroke, Alzheimer, serta gangguan trauma kepala.

Pada pasien setelah stroke, terapi nutrisi otak sangat penting untuk membantu meningkatkan terbentuknya phosphatidylcholine yang dapat memulihkan fungsi gerak pasien. Pemberian terapi nutrisi otak yang teratur 8x dalam 4 bulan diperkirakan tingkat pemulihannya bisa 2x lipat. Sementara untuk tindakan preventif pencegahan degenerasi otak hanya perlu dilakukan 4x dalam satu tahun saja.

Info lebih lanjut hubungi klinik Stanford Medical Center:

Jl. Hang Lekir Raya No.9

Kebayoran Baru Jakarta 12120

Tlp. (021)722 8899

Fax. (021)72 800 323

 

E-mail Print PDF
blogyou template Copyright 2009 Monev Software LLC